Sabtu, 16 Juni 2018

Siapkah Saya Untuk Menikah?



Menikah? Rasanya kata-kata itu akhir-akhir ini selalu hinggap dalam pikiran saya. Apakah benar saya sudah siap untuk menikah? saya merasa sudah saatnya saya punya tujuan kehidupan yang lain selain pekerjaan. Saya harus memasuki fase kehidupan yang lebih baik, dan nilai-nilai sebuah pernikahan itu bukannya baik dan merupakan ibadah.

Saya berjanji pada diri saya sendiri, bahwa saya akan menikah karena saya siap menikah bukan karena tuntutan dari siapapun. Saya sendiri sudah kebal ditanya kapan menikah, siapa pacarnya, saya hanya berkata doakan saja diwaktu yang baik, tidak menolak, menyangkal ataupun sensi, haha duh buat apa juga kan yah.

Saya selalu ingat akan doa-doa saya tentang pasangan sewaktu kecil haha, jadi sejak smp saya diajari untuk berdoa buat masa depan termasuk pasangan. Yah saya masih ingat doa itu, tentu saja saya ingin menikah dengan seseorang yang akan membimbing kehidupan saya, mencintai saya dan keluarga saya dengan penuh, dan seseorang yang akan membawa saya untuk kebaikan dan mendekatkan diri pada Tuhan, dan seorang pekerja keras, oyah dia juga asyik diajak diskusi eh ini tambahan setelah saya dewasa. Sepertinya kalau menikah dengan teman sendiri asik yah, tapi kembali lagi  rasanya saya tidak pernah jatuh cinta pda teman haha, entah kenapa, bagi saya sahabat dan pasangan adalah dua hal yang berbeda.

Lalu, saya sempat galau sih, takut, cemas karena sampe saat ini saya tidak punya pacar, ada beberapa yang sempat dekat tapi yah sebatas itu, tidak pernah berbicara soal menikah bahkan beberapa dari pembicaraan belum siap menikah, pelan-pelan saya mundur dengan teratur, saya tidak mau memulai hubungan yang tidak tau arahnya  karena itu akan buang energi.

Saya lupa minta langsung kepada pemilik hati, kepada yang bisa membolak-balikan hati, bukankah meminta kepadaNya gak akan kecewa? Saya percaya Tuhan maha baik dan dia yang punya kuasa atas segalanya.

Akhir-akhir ini saya juga sering tidak bisa tidur, dan sering mendengarkan beberapa kajian di youtube soal agama, jujur setelah bekerja kehidupan saya penuh dengan kesibukan pekerjaan sampai saya lupa bahwa ada beberapa hal yang saya lewatkan, maafkan saya, pantas saja saya merasa hati saya kosong.

Semoga saja, saya memang siap menikah, dan saat ini berikhtiar agar dipertemukan dengan jodoh terbaik yang diberikan tuhan, saya juga tidak bosan berdoa.

Kegelisahan Karena Belum Menikah

Akhirnya memasuki usia dimana   sudah ditanyakan “Kapan akan menikah?” atau kamu calonnya mana? Jangan kerja terus ...