Minggu, 02 Juli 2017

Pulang



“Sayang, dimanapun kamu berada nanti, kamu tetap harus pulang ke kampung ini. Disinilah kamu lahir dan dibesarkan, kamu harus ingat pulang nak,”

Saya masih ingat jelas kalimat yang diucapkan nenek, kalimat itu selalu muncul ketika saya bilang saya tidak mau menetap dikampung saya. Saya ingin meraih impian saya dan itu tidak akan saya dapatkan disana.
Tapi kali ini saya sangat ingin pulang. Saya merasa sangat rindu entah pada siapa. Kedua orang tua saya pulang duluan dan telah kembali ke Jakarta, tapi saya sangat rindu pada rumah.


Mungkin saya sangat rindu pada nenek, beliau sering menemui saya melalui mimpi yang seolah-olah ingin saya tengok, dan yah rasanya saya memang sangat kangen sama beliau. Alhamdulillah saya bisa berziarah dan mengobari kerinduan saya.


Saya rasanya juga rindu pada banyak hal dikampung saya. Rindu masa kecil saya, rindu pergi mengaji ke mesjid rindu yah saya rindu, sungguh. Tetapi keadaan rumah memang sudah berubah, saya  tidak lagi bisa menajdi anak kecil yang bisa bermain tanah, bermain lumpur-lumpuran disawah atau menyusuri sungay mencari ikan kecil, tapi dengan melihat kampung rasanya semuanya terobati. Saya tetap  perempuan kampung yang harus peka terhadap lingkungan. Saya juga butuh waktu untuk menghilang sejenak dari suasana perkotaan, saya bituh berpikir jernih dan itu selalu saya dapatkan disana.
Ternyata rindu itu memang selalu membuat saya ingin pulang.

Kegelisahan Karena Belum Menikah

Akhirnya memasuki usia dimana   sudah ditanyakan “Kapan akan menikah?” atau kamu calonnya mana? Jangan kerja terus ...