Senin, 07 Juli 2014

Ramadhan dan Skripsi

Ramadhan.. ya Ramadhan, bulan yang istimewa ini juga menjadi sangat isimewa bagiku di tahun ini. Tentu bulan ramadhan tahun ini menjadi tahun terakhir bagiku di kota ini, tahun terakhir menyandang status mahasiswa, tahun terakhir untuk tidak main-main lagi , tahun terakhir yang akan menjadi awal dari kehidupanku selanjutnya.

Tahun ini aku menghabiskan bulan ramadhan berbeda dengan tahun sebelumnya yang aku isi dengan magang di perusahaan advertising, berbeda dengan 2 tahun yang lalu yang aku habiskan dengan persiapan program kerja dan persiapan OPMB. Tahun ini aku harus bergelut dengan tugas akhir alias skripsi.
Mendengar kata skripsi ini bagiku sama dengan aku ketika mendaki gunung. Bagian skripsi ini sama dengan aku hendak mencapai puncak, sama dengan ketika aku berada dalam puncak bayangan. Sungguh terasa sesak sekali, sungguh kadang ingin menyerah, tapi puncak itu terus membayangi.

Kemarin-kemarin aku mengerjakan skripsi ini dengan biasa saja, tidak sengotot teman-temanku. Aku masih sempat berjalan-jalan dan camp di Papandayan, aku masih sempat pulang dan berlibur di rumah, aku masih sempat ,melahap novel favorit dan efeknya aku masih bergelut dengan bab IV sedangkan teman-temanku udah daftar sidang. Nyesek sih, ingin rasanya aku juga udah beres, ingin rasanya tinggal ngurus sidang dan segera mendapat gelar Sarjana Pendidikan (ngarepnya sih sarjana Sosial), tapi ya mau gimana lagi aku sudah sangat santai sekali  ini konsekuensinya.

Sekarang, aku hanya perlu kerja yang sangat keras, hanya perlu berdoa, hanya perlu berikhtiar, hanya perlu tidak menyerah. “boleh lelah asal tidak menyerah” itu salah satu kalimat yang terus memberiku semangat. Dan tuntutan orang tua yang berharap cepat lulus...
*sambil menghitung angket, biar ga mumet

Kegelisahan Karena Belum Menikah

Akhirnya memasuki usia dimana   sudah ditanyakan “Kapan akan menikah?” atau kamu calonnya mana? Jangan kerja terus ...