Jumat, 08 Juli 2016

Kita Akan Berjumpa, Di Waktu Yang Tepat



Dear Yayan
Saya berjanji ingin menulis ini. Sebenarnya saya sudah lama berniat untuk menulis tentang perjumpaan “maya” kita, tapi lagi saya punya sejuta alasan belum menuliskannya. Malam ini saya ingin menepatinya. Untuk kamu, yang pernah bermimpi tentang saya dan berjumpa dengan saya di dunia maya, saya mengucapkan terima kasih. Secara tidak langsung kamu memberikan efek bagi saya untuk terus tumbuh, untuk tidak menyerah dan untuk tetap menulis.

Jujur saja, kadang obrolan dengan kamu itu bikin saya bahagia, dan kadang saya mencari kamu ketika ingin mengobrol, ketika obrolan nyata didepan saya membosankan, haha saya sering bertemu dengan orang yang obrolannya tidak menyenangkan atau saya pernah merasa tidak nyaman ketika saya bersama mantan pacar.

Untuk keadaan kamu ketika saya tau pass awal, saya kaget. Kamu terlihat begitu baik-baik saja. Kamu bisa menyetir kemanapun yang kamu mau. Dan yak ternyata kamu punya ruang gerak terbatas. Tetap semangat untuk itu, saya tau kamu hanya perlu sedikit bersabar lagi dan sedikit berusaha. Tuhan kadang ingin menguji umatnya dengan cara yang tidak diduga.
Saya juga sering mengalami hal-hal demikian, menangis, terpukul, stuck dan kehilangan arah. 

Tapi Tuhan kembali menuntun saya, karena saya hanya perlu sedikit bersabar.
Untuk perjumpaan kita, saya juga percaya semesta itu akan mendukung dan membawa kita pada waktu yang tepat. Yak kita tidak usah berburu-buru untuk itu, saya percaya setiap perjumpaan juga merupakan campur tangan dari Tuhan.
Saya tidak tahu harus menulis apa lagi haha, saya sempat ingin menulis soal kamu dalam sebuah buku tapi sayangnya saya lagi sok sibuukk, mungkin saya harus memulai dengan mempersiapkan bahannya. Saya senang berjumpa dengan kamu, dan bersahabat dengan kamu. Semoga tetap bahagia J dan gak boleh menyerah J

Kegelisahan Karena Belum Menikah

Akhirnya memasuki usia dimana   sudah ditanyakan “Kapan akan menikah?” atau kamu calonnya mana? Jangan kerja terus ...